pennyroach.com pennyroach.com

Membawa Kesejukan ke Dalam Rumah

1064 Kali

RUMAH190.COM—Jika Anda punya keinginan menghadirkan tanaman-tanaman di dalam rumah, maka segeralah realisasikan. Sebab ada beragam manfaat yang diperoleh darinya, tapi dengan catatan tetap memperhatikan aturan mainnya.

Arsitek lansekap Suci Widianingrum menuturkan ada beragam manfaat ketika pemilik rumah menghadirkan tanaman-tanaman tersebut ke dalam ruangan. Tanaman itu ibarat pabrik yang memproduksi oksigen, penyaring debu, partikel berat di udara hingga penetral sejumlah zat berbahaya di udara.

“Logikanya bila ada tanaman maka dipastikan kualitas udara di sekitarnya menjadi lebih bagus. Selain itu juga akan menambah nilai dekorasi ruang menjadi lebih menarik,” ujarnya.

Suci menjelaskan tanaman-tanaman di dalam rumah ini biasa disebut tanaman indoor. Tanaman ini merupakan tanaman-tanaman hias yang sengaja ditanam di dalam rumah karena adaptif terhadap kebutuhan cahaya rendah tapi bukan tak perlu cahaya sama sekali.

Pasalnya apabila di ruangan tidak terdapat cahaya sama sekali maka sebagian besar tanaman tidak dapat tumbuh. Cara mensiasati ruangan yang tak memiliki akses cahayamaka perlu dibuat pencahayaan buatan seperti lampu untuk membantu proses fotosintesis tanaman agar bisa bertahan hidup.

“Peletakan tanaman indoor sebaiknya diletakkan di pojok teras depan dan teras belakang, ruang tamu, foyer atau ruang transisi dalam rumah. Kemudian di atas meja, lantai, dan juga bisa diletakkan di depan jendela tempat cuci piring dapur,” ujarnya.

Bagaimana dengan jenis-jenis tanamannya? Suci menuturkan tanaman-tanaman indoorini diklasifikasikan berdasarkan kebutuhannya terhadap cahaya

 

Tanaman dengan kebutuhan cahaya minim

Tanaman philodendron-sitsitso.com

Tanaman philodendron-sitsitso.com

Tanaman jenis ini harus diletakkan dekat jendela, lebih dari 300 cm dari bibir jendela atau diletakkan pada bukaan ruang yang cahaya bisa masuk 1-2 jam per hari. Adapun jenis tanaman yang masuk kategori ini yakni  philodendron, beberapa jenis pakis, beberapa jenis lily, sansiviera, suplir, pakis boston/kruwel, palem bambu, dan karet hias.

 

Tanaman dengan kebutuhan cahaya intensitas menengah

Tanaman jenis nthurium roza-bentleys.me

Tanaman jenis nthurium roza-bentleys.me

Suci menuturkan tanaman ini harus diletakkan dekat jendela, kurang lebih 150-300 cm dari bibir jendela atau diletakkan pada bukaan ruang yang cahaya bisa masuk 2-6 jam per hari. Adapun jenis tanaman yang masuk kategori ini adalah anthurium, begonia, lili paris, palem sikas, asparagus, hanjuang, aglaonema, calathea, sirih-sirihan, peperomia, palem kuning, palem waregu, andong atau massangeana cane, anggrek dendrobium, dan anggrek phalaenopsis (anggrek bulan)

 

Tanaman dengan kebutuhan cahaya intensitas tinggi

Tanaman jenis fittonia-botanicbay.com

Tanaman jenis fittonia-botanicbay.com

Terkait tanaman ini, menurut Suci baiknya diletakkan dekat jendela, kurang lebih 0-150 cm dari bibir jendela atau diletakkan pada bukaan ruang yang cahaya bisa masuk 6-8 jam per hari. Jenis tanaman yang masuk kategori ini adalah zebra atau fittonia (berdaun indah), palem norfolk atau cemara norfolk, nolina atau pony tail palm, aneka puring , tanaman merambat english ivy, kaktus atau sukulen, dan walisongo atau schefflera.

 

Menurut dia, kehadiran tanaman di dalam ruangan memberikan beragam manfaat sepertiprodusen oksigen, penyaring debu dan partikel berat diudara, dan merupakan media penetral sejumlah zat berbahaya di udara. “Secara logika bila ada tanaman maka bisa dipastikan kualitas udara sekitarnya menjadi lebih baik,” katanya. Sebagian besar tanaman, imbuhnya pada malam hari mengeluarkan karbondioksida, sehingga perlu dikeluarkan atau tidak ditempatkan dimana pada malam hari banyak orang yang bernafas di sekitarnya. (Dika Irawan/JIBI)

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS