1608Lampu Ruangan 7 - (Istimewa)

Beli Lampu Ruangan karena Fungsi atau Estetis?

231 Kali

Aktivitas di dalam rumah membutuhkan penerangan. Ada yang alami dari sinar matahari, ada juga yang memanfaatkan sinar lampu. Seiring berjalannya waktu, lampu tak hanya menjalankan fungsi penerangan tapi juga estetis rumah.

Saat ini beragam jenis lampu dijumpai di pasaran. Nah, sebelum membeli lampu untuk ruangan di rumah, sebaiknya kenali dulu jenis lampunya. Menurut Store Manager Informa Paragon Life Style Mall Solo, Muh. Zaki Hanung, jenisnya mulai dari lampu pijar, TL, LED, dan halogen.

“Lampu pijar paling umum digunakan untuk interior rumah karena harganya cukup terjangkau. Namun usianya pendek sekitar 3-4 bulan jadi cepat mati,” jelas Hanung, Kamis (13/8/2020).

Lampu TL disebut juga lampu fluorescent atau lampu pendar. Dibandingkan lampu pijar konvesional, lampu TL memancarkan cahaya yang lebih terang dan hemat energi. Usia hidupnya, lanjut Hanung, lumayan panjang 6-10 bulan.

1608Lampu Ruangan 8 - (Istimewa)

Ada lagi, lampu LED (Light Emitting Diode). Terkenal karena usia atau masa hidupnya lumayan lama yakni 20-25 tahun. Selain itu, tambahnya, lampu LED juga mampu menghemat energi 90% karena memiliki watt kecil.

Selanjutnya lampu halogen yang memancarkan cahaya dan warna yang hampir serupa dengan lampu pijar. Namun, jenis lampu ini jarang digunakan untuk interior karena lebih cocok untuk eksterior rumah. “Bisa digunakan untuk kolam ikan, patung, tanaman hias, dan benda artistik lainnya,” ujar Hanung.

Setelah mengetahui jenis lampu, saatnya memilih lampu yang tepat untuk setiap ruang di rumah.

 

Ruang Tamu

Menurut Hanung sebaiknya gunakan lampu jenis general lighting dan letakkan di tengah ruang. Jika ruangannya cukup luas, bisa ditambah lampu dinding di beberapa titik. Anda bisa jumpai di Informa Solo.

“Lampu general lighting merupakan jenis penerangan yang bisa membuat seluruh ruang terang. Sehingga acara mengobrol di ruang tamu lebih hangat dan nyaman,” kata Hanung.

 1608Lampu Ruangan 5 - (Istimewa)

Ruang Keluarga

Ruang keluarga merupakan bagian inti rumah yang menjadi pusat aktivitas keluarga. Untuk ruangan ini paling cocok dengan penerangan teknik indirect lighting.

Indirect lighting atau pencahayaan tidak langsung merupakan teknik tata lampu tersembunyi sehingga hanya memanfaatkan bias cahayanya,” jelasnya.

Meski ‘tersembunyi’, indirect lighting mampu memancarkan cahaya yang merata tanpa membuat silau mata. Selain itu, penggunaan lampu ini bisa membuat suasana lebih hangat dan homey.

“Namun semua tergantung pemilik rumah. Anda bisa berkonsultasi ke Informa Paragon Solo untuk mendapatkan lampu yang diinginkan,” tambah Hanung.

 

Kamar Tidur

Selain beristirahat, ada juga yang memanfaatkan kamar tidur untuk membaca. Untuk menciptakan suasana cozy (nyaman) Anda bisa menggunakan lampu dengan cahaya kekuningan. Karena bisa memberi efek tenang sehingga proses istirahat menjadi maksimal. “Tapi sebaiknya perhatikan warna kamar dan pemakaian bedding [seprai] set yang selaras sehingga tujuan utama beristirahat tercapai,” lanjut Hanung.

 1608Lampu Ruangan 3 - (Istimewa)

Kamar Mandi

Biasanya, lampu yang digunakan di kamar mandi adalah general lighting. Tapi, Anda juga bisa mengombinasikannya dengan indirect lighting untuk memberi efek visual yang manis. Anda bisa meletakkan lampu tersembunyi di belakang cermin agar cahanya membias. Dengan begini, penampilan kamar mandi Anda akan tampak lebih estetis.

 

Dapur

Tentu saja kita butuh penerangan yang baik agar bisa memasak lebih nyaman di dapur. Idealnya, ruang dapur menggunakan lampu general lighting berupa downlight.

Lampu downlight menurut Hanung, tidak hanya memaksimalkan pencahayaan, tapi juga membuat ruang tampak lebih luas. Selain itu, lampu jenis fluorescent di sepanjang dinding juga bisa jadi alternatif yang menarik. “Jangan lupa menggunakan lampu hemat energi,” imbuhnya.

RELATED POST FOR CATEGORY

Interior

0 Comments

LEAVE YOUR COMMENTS